Akuaponik, Masa Depan Perkebunan Dan Peternakan Yang Dapat Kamu Buat Dirumah

Akuaponik, Masa Depan Perkebunan Dan Peternakan Yang Dapat Kamu Buat Dirumah

Akuaponik adalah teknik gabungan antara bertanam secara hidroponik dengan memelihara atau beternak ikan (akuakultur).

Seperti kita ketahui bahwa, ketika kita memelihara ikan, jika kotoran yang menumpuk tidak segera dibersihkan dikhawatirkan akan meracuni ikan itu sendiri.

Jadi secara rutin airnya harus dibuang dan diganti dengan yang baru. Sama halnya dengan bertanam secara hidroponik, air yang tidak segera diganti, lama kelamaan akan membuat akar membusuk dan nantinya dapat menyebabkan tanaman mati. Dengan semakin menipisnya persediaan air bersih di bumi, tindakan ini bisa jadi pemborosan.

Menurut para peneliti dari Auburn University, ikan hanya mengambil 40-50% gizi dari makanan, sisanya dibuang bersama kotoran.

Kotoran ikan ini ternyata dapat menjadi pupuk alami yang dapat menyuburkan tanaman. Jadi prinsip dasar dari akuaponik adalah menggunakan kotoran dan sisa makanan ikan menjadi pupuk bagi tanaman sekaligus menjernihkan air kolam ikan

Untuk membuat sistem akuaponik rumahan tidaklah serumit yang dibayangkan, Anda cukup menyiapkan alat-alat sebagai berikut:

  1. Akuarium kaca atau wadah lain seperti ember atau tong untuk memelihara ikan

  2. Wadah untuk media tanam; isi dengan kerikil atau expanded clay dan lubangi bagian bawahnya

  3. Pompa: membantu mengalirkan air dari akuarium ke media tanam

  4. Selang penghubung untuk menghubungkan kedua wadah

Aquaponics is the future of sustainable farming

Farming will be revolutionised by this innovation

Posted by YOO on Sunday, February 26, 2017

Cara kerjanya seperti ini,

Kotoran dan sisa makanan ikan berubah menjadi amonia dibawa oleh air naik menuju media tanam melalui selang penghubung. Oleh bakteri, amonia akan diubah menjadi nitrat dan seperti kita ketahui bahwa nitrat adalah salah satu unsur yang diperlukan tanaman untuk tumbuh.

Melalui transfer tersebut, tanaman di wadah atas akan dapat menyerap nitrat dari air yang membawa kotoran tadi. Setelah tanaman menyerap zat yang diperlukan, air tadi akan kembali  tersaring oleh kerikil dan tanaman sehingga air kembali bersih dan terbebas dari amonia.

Sementara itu, Anda tak perlu repot-repot menguras akuarium, karena sudah bersih dengan sendirinya, Anda bisa juga memanen hasil sayuran yang ada. Sekali merengkuh dayung dua tiga pulau terlampaui 🙂

 


Sebenarnya menjaga lingkungan tidak sesulit yang dibayangkan. Banyak sekali metode alternatif ramah lingkungan yang dapat diterapkan di kehidupan sehari-hari, salah satunya dengan akuaponik.

Meskipun ini hanya terbilang kecil dan mulai dari diri sendiri setidaknya kita sudah turut serta membantu menjaga lingkungan. Bumi tempat kita berpijak sudah semakin tua, jika bukan kita yang menjaganya, lalu siapa lagi?

Stay tune untuk mengetahui berbagai tips & tricks sustainable cooking hanya di Cookbook by Plater, stories in every plate

 

 



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *