Cara Sederhana Budidaya Bawang Merah Di Rumah

Cara Sederhana Budidaya Bawang Merah Di Rumah

Budidaya Bawang Merah

Siapa yang tidak mengenal bawang merah, bernama latin Allium Cepa. Dan orang Jawa sering menyebutnya “Brambang”. Bawang merah di duga berasal dari Asia Tenggara dan menyebar di daerah Asia lainnya. Deskripsi bawang merah, memiliki perakaran yang dangkal dan juga bercabang memecar, dengan kedalam mencapai 15-30cm didalam tanah disekitar umbi bawang merah.

 

Buahnya nya berbentuk bulat dengan pangkal ujung tumpul yang terbungkus dengan biji berjumlah 2-3 butir, biji ini memiliki bentuk agak pipih berwarna bening dan juga agak keputihan hingga memiliki warna agak kecoklatan sampai kehitaman. Namun apabila ingin memperbanyak biji bawang merah dapat dilakukan dengan cara generatif.

 

Manfaat dan khasiat dari bawang merah

Manfaat dan khasiat dari bawang merah adalah dapat menghambat perkembangan sel-sel kanker, tumor, bisa menyembuhkan luka tenggorokan, batuk, anemia dan masih banyak lagi. Karena bawang ,erah memiliki sifat anti inflamasi, tolbutomid dan senyawa lainnya.

Sedang untuk kondisi tanah yang paling cocok bagi tanaman bawang merah, adalah tanah yang subur, gembur, serta mengandung banyak humus atau bahan organik. Disamping itu, tanah yang menjadi media untuk tumbuh juga harus memiliki sirkulasi udara yang baik, dapat mengalirkan air dengan mudah dan tidak becek

Cara Menanam Bawang merah Yang Baik

 

  • Sebelum menanam yang perlu diperhatikan adalah cara mengolah tanah. Caranya dengan menggemburkan tanah menggunakan cangkul untuk lahan yang berukuran sedang. Bila menanam menggunakan pot dan polybag, tanah yang sudah diolah di pindahkan kedalam pot dan polybag seukuran dua cetok tanah dan satu cetok pupuk kompus. Untuk ukurannya bisa melihat besar dan kecilnya pot atau polybag.  Lalu tanah di beri sedikit air.

 

  • Selanjutnya pemilihan bibit bawang merah yang baik, adalah bibit yang telah di simpan selama 2-3 bulan, dan berasal dari tanaman yang dipanen pada usia 70 – 90 hari. Karena pada umur tersebut umbi yang dijadikan sebagai bibit telah memiliki titik-titik tumbuh akar. Umbi bakal bibit tersebut juga harus berasal dari tanaman yang sehat dengan ciri-ciri: terlihat cerah, segar, tidak kisut, dan tidak terdapat warna hitam yang disebabkan oleh penyakit.

 

  • Jangan menggunakan umbi yang terlalu kecil untuk bibit, karena bibit berukuran kecil akan membuat pertumbuhan tanaman kurang baik serta hasil yang sedikit. Umbi tersebut juga harus berukuran seragam, tidak terdapat luka, atau tidak sobek pada kulitnya.

 

  • Sebelum dilakukan penanaman, bagian ujung umbi terlebih dahulu dipotong sekitar 1/3 – ¼ bagian dari panjang umbi. Sedang kulit luar bibit yang mengering dan sisa-sisa akar dibuang.

 

  • Tujuannya agar pertumbuhan umbi merata, merangsang tumbuhnya tunas dan pertumbuhan tanaman itu sendiri, serta merangsang pertumbuhan umbi samping, dan mendorong terbentuknya anakan. Untuk mencegah terjadinya pembusukan, sebelum ditanam, luka bekas pemotongan pada umbi harus dikeringkan dahulu.

 

Tips Dan Trik cara menanam bawang merah yang baik

Jangan melakukan penanaman pada saat pancaroba atau pergantian musim, karena ketika itu sering terjadi angin kering. Akibat yang ditimbulkan dari angin kering, akan membuat daun tanaman patah dan ujung-ujung daun seperti terbakar.

Pada saat berkabut juga tidak baik untuk menanam bawang merah, karena udara berkabut dapat menimbulkan penyakit yang disebabkan oleh jamur.

Kemudian penyiraman, penyiraman dilakukan setiap hari sampai daun pertama tumbuh. Selanjutnya jika daun sudah tumbuh, penyiraman dilakukan sehari dua kali, tiap pagi dan sore hari. Jika tanaman sudah berumur 50 hari penyiraman dapat dilakukan sehari sekali. Saat pagi atau sore saja.

 

 

Penyiangan tanaman dilakukan dua kali. Pertama saat tanaman berumur dua sampai empat minggu. Kedua saat berumur lima sampai enam minggu. Jika gulma banyak maka semakin sering melakukan penyiangan, penyiangan tergantung dari bnayaknya gulma.

Pupuk untuk bawang merah bisa menggunakan pupuk alami maupun buatan. Pemupukan dilakukan dalam dua tahap, yakni sebelum penanaman, dan setelah penanaman.

Maksud pemberian pupuk alami sebelum penanaman adalah agar struktur tanah tidak mudah memadat. Selain itu juga untuk menyuburkan tanah, serta meningkatkan kemampuan tanah dalam mengikat air.

Sedang untuk pupuk susulan diberikan dengan cara membenamkan pada tanah dengan jarak 10 cm dari tanaman atau menaburkannya diantara baris tanaman.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *