Cara membedakan daging yang halal dan tidak halal

Cara membedakan daging yang halal dan tidak halal

Dari beragam jenisnya hingga berbagai menu sajiannya, daging pastinya sangat lezat di lidah. Tetapi, tahukah kamu belakangan iniada berita yang kita baca di internet tentang penipuan daging sapi yang ternyata daging babi?

Banyak diantara kita beranggapan bahwa di sini daging babi tidak dijual bebas sehingga kita merasa aman-aman saja beli daging dimanapun.

Kenyataannya ada saja oknum-oknum yang memanfaatkan kelengahan warga demi meraup keuntungan sebesar-besarnya, meskipun dengan cara penipuan. 

Meskipun MUI (Majelis Ulama Indonesia) sudah memberikan label Halal bagi daging-daging yang memang terbukti halal. Namun hal ini agak sulit dilacak apabila kita membeli daging tersebut di pasar tradisional, dimana kurang mendapatkan informasi dari mana daging itu berasal. 

 

Daging Babi

Daging Sapi

Perbedaan Warna Daging Sapi dan Daging Babi

Daging babi memiliki warna yang lebih pucat jika dibandingkan dengan daging sapi.

Warna daging babi mendekati warna daging ayam. Namun perbedaan ini tak dapat dijadikan pegangan, karena warna pada daging babi oplosan biasanya dikamuflase dengan pelumuran darah sapi.

Selain itu, ada bagian tertentu dari daging babi yang warnanya mirip sekali dengan daging sapi sehingga sangat sulit membedakannya.

Serat Daging Babi

Serat Daging Sapi

Perbedaan Serat Daging Sapi dengan Daging Babi


Kita juga bisa membedakan daging sapi dan babi berdasarkan seratnya. Seperti yang terlihat pada gambar, daging sapi memiliki serat-serat yang tampak padat dan garis-garis seratnya terlihat jelas.

Hal ini berbeda dengan daging babi yang sifat seratnya terlihat samar dan sangat renggang. Perbedaan ini semakin jelas ketika kedua daging diregangkan bersama.

Lemak Daging Babi

Lemak Daging Sapi

Perbedaan Penampakan Lemak Pada Daging Sapi dan Babi


Lemak pada daging sapi dan daging babi. Perbedaan lemak terdapat pada tingkat keelastisan-nya. Daging babi memiliki tekstur lemak yang lebih elastis sementara lemak sapi lebih kaku dan berbentuk.

Selain itu lemak pada babi sangat basah dan sulit dilepas dari dagingnya sementara lemak daging agak kering dan tampak berserat. Namun kita harus berhati-hati karena pada bagian tertentu seperti ginjal, penampakan lemak babi hampir mirip dengan lemak sapi.

Tekstur Daging Babi

Tekstur Daging Sapi

Perbedaan Tekstur Daging Sapi dan Daging Babi


Membedakan tekstur daging sapi dan babiDari segi tekstur, daging sapi memiliki tekstur yang lebih kaku dan padat dibanding dengan daging babi yang lembek dan mudah diregangkan. Melalui perbedaan ini sebenarnya ketika kita memegangnya pun sudah terasa perbedaan yang nyata antara keduanya.

Tekstur daging babi sangat kenyal. Sementara daging sapi terasa solid dan keras sehingga cukup sulit untuk diregangkan.

Bau Daging Babi

Bau Daging Sapi

Perbedaan Aroma Daging Sapi dan Daging Babi

Daging babi memiliki aroma khas tersendiri, sementara aroma daging sapi adalah anyir seperti yang telah kita ketahui. Segi bau inilah yang menjadi senjata paling ampuh untuk membedakan daging sapi dan daging babi.

Berbeda dengan warna yang bisa dikamuflase dan dicampur, aroma kedua daging ini tetap dapat dibedakan. Sayangnya kemampuan membedakan melalui aromanya ini membutuhkan latihan yang berulang-ulang karena memang perbedaannya tidak terlalu signifikan.

Memilih daging yang tepat merupakan sebuah tantangan tersendiri. Selain oknum-oknum tidak bertanggung jawab banyak beredar di pasaran, dimulai dari daging non-halal, daging yang sudah busuk, hingga daging oplosan, tentu akan kebersihan serta kualitas daging perlu diperhatikan demi menjaga kesehatan keluarga.

Ikuti terus perkembangan dalam blog kami untuk mempelajari tips dan trik serta cara memasak yang sehat dan halal!

Temukan cara memasak daging sapi tenderloin serta daging sapi populer yang banyak digunakan di hotel disini

 

Cookbook by Plater, easy food, easy life!



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *