Sistem Pola Makan Kita Selama Ini Menipu Kita, 3 Langkah Ini Dapat Memperbaikinya

Sistem Pola Makan Kita Selama Ini Menipu Kita, 3 Langkah Ini Dapat Memperbaikinya

Bagaimana mungkin makanan ternyata lebih rumit dari perkiraan kita? Padahal terdengar mudah dan simpel “makan, jangan terlalu banyak, lebih banyak makan sayuran” kata seorang aktifis makanan Michael Pollan

Tapi pada kenyataannya, ya, rumit dan diluar perkiraan kita.

Lihat contoh apa yang terjadi di Amerika, negara dengan porsi makan yang besar. Sejak tahun 1970, obesitas pada anak kecil meningkat sebanyak 3 kali lipat. Obesitas akan menyebabkan tekanan darah tinggi dan diabetes

Satu-satunya solusi untuk mengatasi krisis ini adalah revolusi “makanan yang sebenarnya”, kata Kimbal Musk dari Schwab Foundation Social Entrepreneur Of The Year 2017

Dulunya adalah seorang pengusaha muda dari Sillicon Valley, sekarang dia adalah seorang revolusioner yang melakukan gerakan perubahan untuk produksi dan konsumsi makanan. Berikut adalah isi wawancaranya.

 

Makanan selalu menjadi passion anda, tetapi anda lebih dikenal dengan prestasi anda di dunia startup. Mengapa bisa berubah?

Saya selalu terkesan dengan makanan dan nutrisinya, saya memiliki latihan dan sertifikasi di International Culinary Center dan saya memiliki sebuah restoran sejak 2004, tetapi kerja harian saya ada dibalik meja. Makanan lebih kearah proyek sampingan

Kimbal Musk in one of his restaurants

Kimbal Musk in one of his restaurants
Image: The Kitchen

Pada tahun 2010, ketika saya sedang melakukan liburan dan ski, saya kejelakaan dan jatuh di tumpukan salju. Saya mematahkan leher saya dan sempat tidak bisa menggerakan tubuh saya. Saya teringat ketika saya akan dioperasi, saya berpikir “bila saya sembuh dari semua ini, saya akan melakukan pekerjaan yang saya suka, saya tidak peduli soal uang. Saya ingin melakukan yang saya percaya dan apa yang dunia butuhkan”. Ketika saya bangun, saya bisa berjalan, dan saya melakukan yang saya inginkan

Mematahkan leher saya adalah hal terburuk dan terbaik dalam hidup saya. Pengalaman itu memberikan saya alasan untuk memulai ulang hidup saya sesuai dengan tujuan yang jelas

 

Anda berkata “revolusi makanan yang sesungguhnya”. Apa itu dan mengapa kita harus peduli?

Sistem industri makanan yang sekarang memberikan kita makanan dengan kalori yang tinggi dan nutrisi yang rendah. Makanan ini menyebabkan kita malnutrisi dan obesitas. Kita menjadi kelaparan dan kegendutan dalam waktu yang bersamaan.

Pola konsumsi ini perlahan memberikan dampak yang buruk bagi kesehatan kita. Di California contohnya, 55% penduduknya mengalami diabetes atau pre-diabetes. Padahal, California dikenal sebagai salah satu negara bagian Amerika yang paling sehat. Bayangkan sisa negara bagian lainnya.

Tetapi, bukan hanya pelanggan yang memiliki harga yang harus dibayar, petaninya juga. Bekerja di industri makanan adalah sebuah musibah bagi para petani. Mereka kesulitan untuk mendapatkan keuntungan walaupun memiliki lahan yang luas, yang dimana ketika mereka menginggal, tanahnya akan dijual untuk harga yang mahal. “hidup miskin, mati kaya” adalah slogan bagi para petani

Kita membutuhkan “revolusi makanan” untuk mengembalikan kita kejalan yang benar dan kepada kaidah umumnya

Bagaimana cara agar kita dapat berhasil?

Kita selalu dibohongi: kita selalu diberitahu bahwa tanda teknologi semakin maju adalah dengan tidak perlunya kita memasak sendiri. Alih-alih, kita dapat makan di fast-food restoran atau dengan membeli makanan beku siap saji.

Internet dapat membantu kita untuk mengorek mitos itu. Sebelum adanya internet, kita tidak memiliki akses untuk semua informasi yang ada. Perusahaan makanan dapat melakukan apa saja yang mereka mau dan kita harus mempercayai mereka. Sekarang, dengan revolusi digital, semua informasi ada dalam genggaman kita. Kita menjadi sadar bahwa kita telah dimanfaatkan

Kebohongan lainnya terdengar seperti slogan “pola makan sehat itu susah dan mahal”. Kenyataan bahwa orang-orang tidak dapat membeli makanan yang “real” itu tidak benar. Kamu dapat memanggang ayam lengkap dengan sayuran untuk konsumsi 4 orang dengan harga sekitar 100 ribu rupiah. Kamu akan kesulitan untuk membayar makanan di Mcdonald dengan harga yang sam

Daripada kita merusak diri kita sendiri lebih jauh, lebih baik kita mencoba menyelam kedalam berbagai komunitas yang ada dan membawa perubahan melalui 3 pendekatan yang berbeda

Yang pertama adalah dengan membuat makanan dari kebun ke meja lebih mudah diakses dan terjangkau.

Pada tahun 2004, saya membuka restoran bernama The Kitchen. Kita mengambil seluruh bahan makanan kita dari petani lokal, dan kita hanya menyajikan makanan yang segar dan musiman. Satu-satunya keluhan yang kami dengar adalah harga makanan. Banyak orang yang ternyata tidak dapat menikmati hidangan kami. Maka dari itu kami bekerja keras demi masyarakat yang ingin memiliki makanan yang lokal, sehat dan terjangkau. Oleh karena itu kami bekerja keras dengan petani kami untuk mendapatkan harga terendah. Disitulah muncul The Next Door. Harga makanannya menjadi 1/3 lebih murah dari yang sebelumnya

Yang kedua adalah fokus pada edukasi. Seperti yang saya bilang, kita banyak dibohongi oleh makanan-makanan dari industri makanan. Bila kita ingin membawa perubahan, kita harus memberi tahu mereka apa itu makanan yang sesungguhnya

Untuk mencapai tujuan itu, kami membangun sekolah Learning Gardens di seluruh Amerika. Mereka agak berbeda dari sekolah berkebun atau bertani yang konvensional. Sekolah kami dibangun berdasarkan struktur permanen yang dapat bertahan dan berkelanjutan, lalu mereka dibuat dalam skala yang lebih besar. Kami dapat menjangkau 150.000 anak setiap harinya. Hampir semua guru (98%) yang terlibat dalam proyek ini berkata bahwa kebun-kebun mereka telah membantu anak-anak mendapatkan pengetahuan yang baik mengenai makanan sehat

Yang ketika adalah Square Roots, ini adalah bagaimana caranya menciptakan generasi baru bagi pengusaha di industri makanan

Di Iowa, 60% dari lahan pertanian dimiliki oleh masyarakat diatas umur 75 tahun, bagaimana dengan produksi hari esok ketika mereka semua tiada? Untuk banyak waktu, bertani dan berkebun adalah karir yang “terpaksa” untuk dilakukan. Tetapi kenyataannya, terdapat potensi besar bagi kalian yang mampu berinovasi dari pertanian dan perkebunan tradisional

Dalam kampus Square Roots, urban farm atau pertanian di lahan kota dibuat dalam kontainer bekas, menyediakan tempat bagi para pengusaha pertanian untuk memproduksi (dapat menampung setara 2 hektar sawah dengan luas 320 meter persegi)

 

 Kimbal Musk alongside Square Roots students

Kimbal Musk alongside Square Roots students
Image: The Kitchen

 

Interview by Stéphanie Thomson

Resources : https://www.weforum.org/agenda/2017/03/kimbal-musk-real-food-revolution


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *